Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Mei 2014

Ngentot Pembantu Bahenol Yang Hot....Wow

Ngentot Terpanas



Cerita Sex ngentot Pembantu Bahenol Yang Hot

Cerita Sex – NamAku sebut saja Boy , seorang mahasiswa sebuah PTS di kota S yang bertampang lumayan tampan dan suka dengan petualangan cinta dan seks . Aku punya pengalaman seks menarik yg ingin Aku ceritakan . Waktu itu bulan juni-juli 2002 adalah saat liburan kuliah Akupun yg selama kuliah indekost di kota S akhirnya pulang liburan di kota kelahiranku sekaligus kota kediaman kedua orang tuAku yaitu kota J . Oh ya Aku adalah anak tunggal sebuah keluarga berada Ayahku seorang pengusaha sibuk sedangkan ibuku juga seorang wanita karier yg sibuk .
Waktu pulang itu ternyata di rumahku ada seorang pembantu baru , namanya Inem usianya 19 th ia rupanya mengantikan posisi pembantu sebelumnya yaitu mbok ijah 40 th yang diberhentikan oleh ibuku gara-gara kerjanya yg tidak benar . Inem adalah gadis dari kampung , Ia hanya lulusan SD dan kerja menjadi pembantu di Kota untuk mencari nafkah dan membantu ekonomi keluarganya di kampung . Awalnya Aku tidak terlalu memperdulikannya namun lama-lama Aku perhatikan kalau Inem lumayan cantik dan manis , kulitnya cukup bersih meski tidak semulus gadis-gadis cantik mahasiswi di kampusku .
Tinggi Inem kira-kira 1 ,65 m , rambut lurus hitam hingga ke punggung , bodynya lumayan dan yang paling Aku suka adalah ukuran buah dadanya yg kuperhatikan lumayan besar dan montok . Karena mulai sering memperhatikannya dan mulai tertarik denganya Aku yang sudah terbiasa dengan gaya hidup free seks dengan pacar-pacarku sebelumnya jadi punya rencana untuk bisa meniduri pembantuku itu .
Dan hari itu rencanAku akhirnya kesampaian juga . Hari itu kedua ortuku keluar kota mengurusi bisnis mereka masing-masing . Artinya saat itu rumah dalam keadan sepi karena hanya ada Aku dan Inem yang ada di rumah . Siang itu setelah membuatkan Aku minuman juss buah , Aku mengajak ngobrol Inem diruang keluarga , kebetulan saat itu pekerjaan Inem sudah tidak ada . Kami ngobrol sambil duduk melihat TV di atas hamparan karpet yg empuk . Aku menanyainya banyak hal mulai dari keadaan keluarganya di kampung dan lain sebagainya . Sambil ngobrol , Aku yang sudah pengalaman menaklukkan hati cewek-cewek sejak SMU , terus menatap mata Inem sewaktu ngobrol dan sesekali memuji kecantikan Inem dan berkata mengapa gadis secantik dia mau menjadi pembantu .
Lama-lama Inem mulai masuk dalam perangkapku , Ia
tersipu malu saat Aku puji dan salah tingkah bila Aku menatap tajam matanya . Aku berhasil mengakrabkan diri dengannya dan obrolan mengalir lancar Inem tidak sungkan lagi dan bisa Aku ajak bercanda . Akupun mulai mengajaknya ngobrol soal pacar , menanyakan apakah ia pernah punya pacar atau apakah dia punya pacar di kampungnya . Saat dia berkata kalau di pernah sekali pacaran dan putus gara-gara pacarnya pergi ke malaysia sebagai TKI , Aku menanyakan apa dia pernah ciuman dengan pacarnya itu apa belum . Dengan malu-malu dia mengAku pernah tapi cuma sekali dan itupun cuma cium pipi .
Lalu dengan kepercayaan diri yang tinggi Aku mengeser dudukku hingga lebih dekat dengannya . Aku terus menatapnya dan kulihat Inem salah tingkah . Lalu Aku meraih dan menarik dagunya dan kudekatkan bibirku kebibirnya sambil membisikkan pujian tentang kecantikannya . saat itu seharusnya Inem menyadari gelagat bahwa Aku hendak menciumnya tapi dia diam saja membiarkan Aku melAkukannya . Akhirnya Aku berhasil mengecup lembut bibir ranum pembantuku yg muda dan cantik itu . Inem diam saja tidak bereaksi saat Aku mulai menggulum bibirnya . Namun saat tanganku mulai menjamah tubuhnya dan mulai meremas buah dadanya dia mulai mulai berusaha menepisnya . ” Jangan Mas Boy . . ” katanya sambil berusaha meneepis tanganku yang mulai nakal menjamah dadanya . ” Ayolah Inem , Ijinkan Aku melAkukannya Aku sangat menyukaimu . bukankan kau juga suka padAku ” bisikku sambil berusaha mencoba menciumi lehernya . ” Mas Boy jangan mas , nanti ketahuan nyonya saya bisa di pecat ” katanya sambil mencoba mendorongku tapi tidak dengan sepenuh hati .
” Kamu tidak perlu tAkut , Ibuku pergi keluar kota dan baru pulang besok sedang Ayahku juga , Ayolah Inem ini kesempatan kita ” rayuku sambil terus berusaha mendaratkan ciumanku ke lehernya . Akhirnya Inem terbui rayuan dan ajakkanku . Aku memeluknya erat dan kulumat bibir ramunnya . Inem yang semula pasif akhirnya mulai bereaksi membalas lumatan bibirku . puas melumat bibirnya ciumanku kualihkan ke lehernya dan terus turun . Dengan cekatan Aku membuka bajunya dan BH-nya juga Aku lepas . Kini bibir dan lidahku mulai bermain di dadanya . Hmm Payudara Inem ternyata benar-benar indah dan montok ukuran BH-nya kuperkirakan 36B dan punting susunya yang merah kecoklatan langsung Aku lumat dan sesekali Aku mainkan dengan lidahku yang basah . Inem melenguh dan mengelinjang . Birahinya berhasil Aku rangsang dan kini ia benar-benar ada dalam penguasaanku .
Tubuhnya lalu Aku rebahkan diatas hamparan karpet hingga Aku makin leluasa menikmati gunung kembar di dadanya . Tangan kananku tidak tinggal diam menyimkap roknya dan mengerayangi paha mulusnya hingga hingaplah di selangkangannya yg masih terbungkus celana dalam . Aku juga mulai melucuti pakaianku sendiri dengan tangan kiriku . Saat itu Aku tidak mau mengulur-ulur waktu , Aku langsung menarik celana dalamnya sementara roknya tidak Aku lucuti hanya Aku singkap keatas . saat itu Akupun sudah telanjang bulat dan torpedo kebanggaanku sudah siap mendongak dengan gagahnya . Aku segra mengambil posisi diatas tubuh Inem yang telah Aku telentangkan dengan kedua telapak kaiknya bertumpu di lantai karpet .
Aku membimbing kepala penisku dan mengarahkannya ke liang surga milik Inem . ” Mas saya tAkut . . . ” rintih Inem saat kepala torpedoku telah ku tempelkan di bibir kewanitaanya yang berbulu halus itu . ” Ngak usah tAkut ngak sakit kok ” bisikku mesra sambil mengecupnya . Selanjutnya Aku mulai mendorong pelorku agar memasuki liang kewanitaan Inem yang masih liat dan kencang . Kulihat Inem mengigit bibirnya sambil mengerang . Setelah bersusah payah akhirnya torpedoku berhasil menerobos masuk liang surga Inem . saat itu rasanya nikmat sekali lalu Aku mulai menarik dan mendorong kejantannanku menjelajahi memeknya Inem . Inem mengelinjang , mengerang dan sesekali merintih kesakitan . Aku telah memerawaninya Aku lihat ada percikan darah membasahi batang torpedoku dan di sekitar liang kewanitaannya .
” Ohhh . . .aduh mas Boy sakit oh . . sakit mas ” rintih Inem saat Aku makin bersemangat mengoyang pantatku maju mundur . Aku tahu kalau torpedoku yang ukuranya lumayan besar itu telah menyakiti kewanitaan Inem yang masih kencang dan sempit itu . ” Tidak apa-apa nanti juga hilang sakitnya ” bisikku sambil merem melek menikmati memeknya Inem yang serasa memijit dan meremas batang kejantananku . Sementara Inem merus merintih dan mengerang , Ia mengeleng kekanan dan ke kiri . Makin lama gerakan torpedoku makin lancar maju mundur menjelajahi liang surga Inem . Sementara rintihan Inem mulai berubah menjadi lenguhan dan desahan , tanda kalau Dia mulai merasakan kenikmatan .
Inem terus mengerang ,

Ia mengoyangkan pinggulnya menyambut sodokan torpedoku yang terus menghunjam kewanitaanya . Kami sama-sama berpacu mengumbah birahi yg semakin membuncah . Beberapa saat kemudian desahan dan erangan Inem semakin menjadi-jadi , tubuhnya mengelinjang dan bergetar hebat lalu mengejang . Saat itu Aku merasakan liang vaginanya jadi makin basah . Rupanya Inem telah mencapai puncak .
Karena Inem sudah orgasme Aku lalu menghentikan permainan . Ku cabut torpedoku dari liang kewanitaannya . Lalu Aku memintaanya untuk melAkukan oral seks . Awalnya Ia tidak tahu apa itu oral Seks . Setelah Aku jelaskan barulah Dia tahu . Kemudian Aku duduk di sofa sementara Inem duduk dilantai dan berada tepat di depan selangkanganku . Rudalku yang masih gagah di pegangnya . Awalnya ia ragu-ragu untuk mengoral rudalku .
Akhirnya ia mau juga dan mulai menciumi pelorku dan akhirnya menjilatinya . Ahhh . .rasanya nikmat sekali . Selanjutnya Inem memasukkan batang kemaluanku yg besar dan melengkung itu kedalam mulutnya . Ohh . . .kurasakan kehangatan lidah dalam mulutnya . namun karena dia Ini adalah pengalaman pertamanya giginya beberapa kali mengenai kepala penisku . ” Aduh Inem . . , jangan kena gigi dong . .nanti lecet ” Kuperhatikan wajahnya , lidahnya sibuk menjilati kepala kemaluanku , melingkar kekiri dan kekanan . Aku mengerang dan kujambak rambutnya . Kemudian Ia mengocok Pelorku dengan mulutnya hingga kemaluanku maju mundur dalam mulutnya .
Tak berapa lama Aku merasakan kalau rudalku terasa berdenyut-denyut dan makin menegang . Inem kuminta mengocok pelorku lebih cepat . Aku mengelinjang , mengerang dan tubuhku seperti mengejang . Akhirnya air mani muncrat di dalam mulutnya hingga Inem hampir tersedak . Air maniku yang lumayan banyak tumpah dari mulutnya dan sebagian membasahi wajahnya . ” Mas Boy kok di tumpahin di mulut Inem maninya ” tanya Inem setelah nyaris tersedak . ” maaf Inem , habis Aku ngak tahan lagi sih ” katAku . Inem lalu menjilati dan mengulum torpedoku yang berangsur-angur mengecil . Sementara Aku membersihkan mani di wajahnya . Inem lalu kucium mesra sebagai tanda terima kasih karena ia telah memuaskanku waktu itu .
Itulah Cerita Sex ngentot Pembantu 


Ngesex Terpanas Yang Pernah Saya Lakukan Dalam Hidup... SEX N SEX

Ini Kisah Nyata Dokter Dan Saya

Pengalaman Ngesex Yang Gak Ada Tandingnya......

Aku menerima seorang pasien yang haus akan seks. Emang bener-bener gila tuh cewek. Ke dokter dianter sama suaminya, malah minta aq entot memeknya. Ya mumpung dapat memek gratis maka terjadilah pergulatan seru diantara kita berdua. mulai gaya doggy style sampe ke gaya sex sumo dan sex ninja sudah kami lakukan. Sudah masuk tahun ketiga aku buka praktek di sini semuanya berjalan biasa-biasa saja seperti layaknya praktek dokterr umum lainnya. Pasien bervariasi umur dan status sosialnya. Pada umumnya datang ke tempat praktekku dengan keluhan yang juga tak ada yang istimewa. Flu, radang tenggorokan, sakit perut, maag, gangguan pencernaan, dll.
Akupun tak ada masalah hubungan dengan para pasien. Umumnya mereka puas atas hasil diagnosisku, bahkan sebagian besar pasien merupakan pasien “langganan”, artinya mereka sudah berulang kali konsultasi kepadaku tentang kesehatannya. Dan, ketika Aku iseng memeriksa file-file pasien, Aku baru menyadari bahwa 70 % pasienku adalah ibu-ibu muda yang berumur antar 20 – 30 tahun. Entah kenapa Aku kurang tahu.

“Mungkin dokter ganteng dan baik hati” kata Nia, suster yang selama ini membantuku.

“Ah kamu . bisa aja”

“Bener Dok” timpal Tuti, ya

ng bertugas mengurus administrasi praktekku.

Oh ya, sehari-hari aku dibantu oleh kedua wanita itu. Mereka semua sudah menikah. Aku juga sudah menikah dan punya satu anak lelaki umur 2 tahun. Umurku sekarang menjelang 30 tahun.

Aku juga berpegang teguh pada sumpah dan etika dokter dalam menangani para pasien. Penuh perhatian mendengarkan keluhan mereka, juga Aku tak “pelit waktu”. Mungkin faktor inilah yang membuat para ibu muda itu datang ke tempatku. Diantara mereka bahkan tidak mengeluhkan tentang penyakitnya saja, tapi juga perihal kehidupan rumah tangganya, hubungannya dengan suaminya. Aku menanggapinya secara profesional, tak ingin melibatkan secara pribadi, karena aku mencintai isteriku.

Semuanya berjalan seperti biasa, wajar, sampai suatu hari datang Ny. Syeni ke meja praktekku ..

Kuakui wanita muda ini memang cantik dan seksi. Berkulit kuning bersih, seperti pada umumnya wanita keturunan Tiong-hwa, parasnya mirip bintang film Hongkong yang aku lupa namanya, langsing, lumayan tinggi, dan …. inilah yang mencolok : dadanya begitu menonjol ke depan, membulat tegak, apalagi sore ini dia mengenakan blouse bahan kaos yang ketat bergaris horsontal kecil2 warna krem, yang makin mempertegas keindahan bentuk sepasang payudaranya. Dipadu dengan rok mini warna coklat tua, yang membuat sepasang kakinya mulusnya makin “bersinar”.

Dari kartu pasien tertera Syeni namanya, 28 tahun umurnya.

“Kenapa Bu .” sapaku.

“Ini Dok . sesak bernafas, hidung mampet, trus perut saya mules”

“Kalau menelan sesuatu sakit engga Bu “

“Benar dok”

“Badannya panas ?”

Telapak tangannya ditempelkan ke dagunya.

“Agak anget kayanya”

Kayanya radang tenggorokan.

“Trus mulesnya . kebelakang terus engga”

“Iya Dok”

“Udah berapa kali dari pagi”

“Hmmm . dua kali”

“Ibu ingat makan apa saja kemarin ?”

“Mmm rasanya engga ada yang istimewa . makan biasa aja di rumah”

“Buah2 an ?”

“Oh ya . kemarin saya makan mangga, 2 buah”

“Coba ibu baring disitu, saya perika dulu”

Sekilas paha putih mulusnya tersingkap ketika ibu muda ini menaikkan kakinya ke dipan yang memang agak tinggi itu.

Seperti biasa, Aku akan memeriksa pernafasannya dulu. Aku sempat bingung. Bukan karena dadanya yang tetap menonjol walaupun dia berbaring, tapi seharusnya dia memakai baju yang ada kancing ditengahnya, biar aku gampang memeriksa. Kaos yang dipakainya tak berkancing.

Stetoskopku udah kupasang ke kuping

Ny. Syeni rupanya tahu kebingunganku. Dia tak kalah bingungnya.

“Hmmm gimana Bu”

“Eh .. Hmmm .. Gini aja ya Dok” katanya sambil agak ragu melepas ujung kaos yang tertutup roknya, dan menyingkap kaosnya tinggi-tinggi sampai diatas puncak bukit kembarnya. Kontan saja perutnya yang mulus dan cup Bhnya tampak.

Oohh . bukan main indahnya tubuh ibu muda ini. Perutnya yang putih mulus rata, dihiasi pusar di tengahnya dan BH cream itu nampak ketat menempel pada buah dadanya yang ampuun .. Putihnya . dan menjulang.

Sejenal aku menenangkan diri. Aku sudah biasa sebenarnya melihat dada wanita. Tapi kali ini, cara Ibu itu membuka kaos tidak biasa. Bukan dari atas, tapi dari bawah. Aku tetap bersikap profesional dan memang tak ada sedikitpun niatan untuk berbuat lebih.

Kalau wanita dalam posisi berbaring, jelas dadanya akan tampak lebih rata. Tapi dada nyonya muda ini lain, belahannya tetap terbentuk, bagai lembah sungai di antara 2 bukit.

“Maaf Bu ya ..” kataku sambil menyingkap lagi kaosnya lebih keatas. Tak ada maksud apa-apa. Agar aku lebih leluasa memeriksa daerah dadanya.

“Engga apa-apa Dok” kata ibu itu sambil membantuku menahan kaosnya di bawah leher.

Karena kondisi daerah dadanya yang menggelembung itu dengan sendirinya stetoskop itu “harus” menempel-nempel juga ke lereng-lereng bukitnya.

“Ambil nafas Bu.”

Walaupun tanganku tak menyentuh langsung, melalui stetoskop aku dapat merasakan betapa kenyal dan padatnya payudara indah ini.

Jelas, banyak lendir di saluran pernafasannya. Ibu ini menderita radang tenggorokan.

“Maaf Bu ya ..” kataku sambil mulai memencet-mencet dan mengetok perutnya. Prosedur standar mendiagnosis keluhan perut mulas.

Jelas, selain mulus dan halus, perut itu kenyal dan padat juga. Kalau yang ini tanganku merasakannya langsung.

Jelas juga, gejalanya khas disentri. Penyakit yang memang sedang musim bersamaan tibanya musim buah.

“Cukup Bu .”

Syeni bangkit dan menurunkan kakinya.

“Sakit apa saya Dok” tanyanya. Pertanyaan yang biasa. Yang tidak biasa adalah Syeni masih membiarkan kaosnya tersingkap. Belahan dadanya makin tegas dengan posisnya yang duduk. Ada hal lain yang juga tak biasa. Rok mini coklatnya makin tersingkap menampakkan sepasang paha mulus putihnya, karena kakinya menjulur ke bawah menggapai-gapai sepatunya. Sungguh pemandangan yang amat indah .

“Radang tenggorokan dan disentri”

“Disentri ?” katanya sambil perlahan mulai menurunkan kaosnya.

“Benar, bu. Engga apa-apa kok. Nanti saya kasih obat” walaupun dada dan perutnya sudah tertutup, bentuk badan yang tertutup kaos ketat itu tetap sedap dipandang.


“Karena apa Dok disentri itu ?” Sepasang pahanya masih terbuka. Ah ! Kenapa aku jadi nakal begini ? Sungguh mati, baru kali ini aku “menghayati” bentuk tubuh pasienku. Apa karena pasien ini memang luar biasa indahnya ? Atau karena cara membuka pakaian yang berbeda ?

“Bisa dari bakteri yang ada di mangga yang Ibu makan kemarin” Syeni sudah turun dari pembaringan. Tinggal lutut dan kaki mulusnya yang masih “tersisa”


Oo .. ada lagi yang bisa dinikmati, goyangan pinggulnya sewaktu dia berjalan kembali ke tempat duduk. Aku baru menyadari bahwa nyonya muda ini juga pemilik sepasang bulatan pantat yang indah. Hah ! Aku makin kurang ajar. Ah engga.. Aku tak berbuat apapun. Cuma tak melewatkan pemandangan indah. Masih wajar.

Aku memberikan resep.

“Sebetulnya ada lagi Dok”

“Apa Bu, kok engga sekalian tadi” Aku sudah siap berkemas. Ini pasien terakhir.

“Maaf Dok .. Saya khawatir .. Emmm ..” Diam.

“Khawatir apa Bu “

“Tante saya kan pernah kena kangker payudara, saya khawatir .”

“Setahu saya . itu bukan penyakit keturunan” kataku memotong, udah siap2 mau pulang.

“Benar Dok”

“Ibu merasakan keluhan apa ?”

“Kalau saya ambil nafas panjang, terasa ada yang sakit di dada kanan”

“Oh . itu gangguan pernafasan karena radang itu. Ibu rasakan ada suatu benjolan engga di payudara” Tanpa disadarinya Ibu ini memegang buah dada kanannya yang benar2 montok itu.

“Saya engga tahu Dok”

“Bisa Ibu periksa sendiri. Sarari. Periksa payudara sendiri” kataku.

“Tapi saya kan engga yakin, benjolan yang kaya apa ..”

Apakah ini berarti aku harus memeriksa payudaranya ? Ah engga, bisa-bisa aku dituduh pelecehan seksual. Aku serba salah.

“Begini aja Bu, Ibu saya tunjukin cara memeriksanya, nanti bisa ibu periksa sendiri di rumah, dan laporkan hasilnya pada saya”

Aku memeragakan cara memeriksa kemungkinan ada benjolan di payudara, dengan mengambil boneka manequin sebagai model.

“Baik dok, saya akan periksa sendiri”

“Nanti kalau obatnya habis dan masih ada keluhan, ibu bisa balik lagi”

“Terima kasih Dok”

“Sama-sama Bu, selamat sore”

Wanita muda cantik dan seksi itu berlalu.

Lima hari kemudian, Ny Syeni nongol lagi di tempat praktekku, juga sebagai pasien terakhir. Kali ini ia mengenakan blouse berkancing yang juga ketat, yang juga menonjolkan buah kembarnya yang memang sempurna bentuknya, bukan kaos ketat seperti kunjungan lalu. Masih dengan rok mininya.

“Gimana Bu . udah baikan”

“Udah Dok. Kalo nelen udah engga sakit lagi”

“Perutnya ?”

“Udah enak”

“Syukurlah … Trus, apa lagi yang sakit ?”

“Itu Dok .. Hhmmm .. Kekhawatiran saya itu Dok”

“Udah diperiksa belum ..?”

“Udah sih . cuman …” Dia tak meneruskan kalimatnya.

“Cuman apa .”

“Saya engga yakin apa itu benjolan atau bukan ..”

“Memang terasa ada, gitu “

“Kayanya ada kecil . tapi ya itu . saya engga yakin”

Mendadak aku berdebar-debar. Apa benar dia minta aku yang memeriksa . ? Ah, jangan ge-er kamu.

“Maaf Dok .. Apa bisa …. Saya ingin yakin” katanya lagi setelah beberapa saat aku berdiam diri.

“Maksud Ibu, ingin saya yang periksa” kataku tiba2, seperti di luar kontrol.

“Eh .. Iya Dok” katanya sambil senyum tipis malu2. Wajahnya merona. Senyuman manis itu makin mengingatkan kepada bintang film Hongkong yang aku masih juga tak ingat namanya.

“Baiklah, kalau Ibu yang minta” Aku makin deg-degan. Ini namanya rejeki nomplok. Sebentar lagi aku akan merabai buah dada nyonya muda ini yang bulat, padat, putih dan mulus !

Oh ya . Lin Chin Shia nama bintang film itu, kalau engga salah eja.

Tanpa disuruh Syeni langsung menuju tempat periksa, duduk, mengangkat kakinya, dan langsung berbaring. Berdegup jantungku, sewaktu dia mengangkat kakinya ke pembaringan, sekilas CD-nya terlihat, hitam juga warnanya. Ah . paha itu lagi . makin membuatku nervous. Ah lagi, penisku bangun ! baru kali ini aku terangsang oleh pasien.

“Silakan dibuka kancingnya Bu”

Syeni membuka kancing bajunya, seluruh kancing ! Kembali aku menikmati pemandangan seperti yang lalu, perut dan dadanya yang tertutup BH. Kali ini warnanya hitam, sungguh kontras dengan warna kulitnya yang bak pualam.

“Dada kanan Bu ya .”

“Benar Dok”

Sambil sekuatnya menahan diri, aku menurunkan tali BH-nya. Tak urung jari2ku gemetaran juga. Gimana tidak. Membuka BH wanita cantik, seperti memulai proses fore-play saja ..

“Maaf ya Bu .” kataku sambil mulai mengurut. Tanpa membuka cup-nya, aku hanya menyelipkan kedua telapak tanganku. Wow ! bukan main padatnya buah dada wanita ini.

Mengurut pinggir-pinggir bulatan buah itu dengan gerakan berputar.

“Yang mana Bu benjolan itu ?”

“Eehh . di dekat putting Dok . sebelah kanannya .”

Aku menggeser cup Bhnya lebih kebawah. Kini lebih banyak bagian buah dada itu yang tampak. Makin membuatku gemetaran. Entah dia merasakan getaran jari-jariku atau engga.

“Dibuka aja ya Dok” katanya tiba2 sambil tangannya langsung ke punggung membuka kaitan Bhnya tanpa menunggu persetujuanku. Oohhh . jangan dong . Aku jadi tersiksa lho Bu, kataku dalam hati. Tapi engga apa-apa lah ..

Cup-nya mengendor. Daging bulat itu seolah terbebas. Dan .. syeni memelorotkan sendiri cup-nya …

Kini bulatan itu nampak dengan utuh. Oh indahnya … benar2 bundar bulat, putih mulus halus, dan yang membuatku tersengal, putting kecilnya berwarna pink, merah jambu !

Kuteruskan urutan dan pencetanku pada daging bulat yang menggiurkan ini. Jelas saja, sengaja atau tidak, beberapa kali jariku menyentuh putting merah jambunya itu ..

Dan .. Putting itu membesar. Walaupun kecil tapi menunjuk ke atas ! Wajar saja. Wanita kalau disentuh buah dadanya akan menegang putingnya. Wajar juga kalau nafas Syeni sedikit memburu. Yang tak wajar adalah, Syeni memejamkan mata seolah sedang dirangsang !

Memang ada sedikit benjolan di situ, tapi ini sih bukan tanda2 kangker.

“Yang mana Bu ya .” Kini aku yang kurang ajar. Pura-pura belum menemukan agar bisa terus meremasi buah dada indah ini. Penisku benar2 tegang sekarang.

“Itu Dok . coba ke kiri lagi .. Ya .itu .” katanya sambil tersengal-sengal. Jelas sekali, disengaja atau tidak, Syeni telah terrangsang .

“Oh . ini ..bukan Bu . engga apa-apa”

“Syukurlah”

“Engga apa-apa kok” kataku masih terus meremasi, mustinya sudah berhenti. Bahkan dengan nakalnya telapak tangnku mengusapi putingnya, keras ! Tapi Syeni membiarkan kenakalanku. Bahkan dia merintih, amat pelan, sambil merem ! Untung aku cepat sadar. Kulepaskan buah dadanya dari tanganku. Matanya mendadak terbuka, sekilas ada sinar kekecewaan.


‘Cukup Bu” kataku sambil mengembalikan cup ke tempatnya. Tapi …

“Sekalian Dok, diperiksa yang kiri .” Katanya sambil menggeser BH nya ke bawah. hah ? Kini sepasang buah sintal itu terbuka seluruhnya. Pemandangan yang merangsang .. Putting kirinyapun sudah tegang . Sejenak aku bimbang, kuteruskan, atau tidak. Kalau kuteruskan, ada kemungkinan aku tak bisa menahan diri lagi, keterusan dan ,,,, melanggar sumpah dokter yang selama ini kujunjung tinggi. Kalau tidak kuteruskan, berarti aku menolak keinginan pasien, dan terus terang rugi juga dong . aku kan pria tulen yang normal. Dalam kebimbangan ini tentu saja aku memelototi terus sepasang buah indah ciptaan Tuhan ini.

“Kenapa Dok ?” Pertanyaan yang mengagetkan.

“Ah .. engga apa-apa … cuman kagum” Ah ! Kata-kataku meluncur begitu saja tak terkontrol. Mulai nakal kamu ya, kataku dalam hati.

“Kagum apa Dok” Ini jelas pertanyaan yang rada nakal juga. Sudah jelas kok ditanyakan.

“Indah .” Lagi-lagi aku lepas kontrol

“Ah . dokter bisa aja .. Indah apanya Dok” Lagi-lagi pertanyaan yang tak perlu.

“Apalagi .”

“Engga kok . biasa-biasa aja” Ah mata sipit itu .. Mata yang mengundang !

“Maaf Bu ya .” kataku kemudian mengalihkan pembicaraan dan menghindari sorotan matanya.

Kuremasi dada kirinya dengan kedua belah tangan, sesuai prosedur.

Erangannya tambah keras dan sering, matanya merem-melek. Wah . ini sih engga beres nih. Dan makin engga beres, Syeni menuntun tangan kiriku untuk pindah ke dada kanannya, dan tangannya ikut meremas mengikuti gerakan tanganku .. Jelas ini bukan gerakan Sarari, tapi gerakan merangsang seksual . herannya aku nurut saja, bahkan menikmati.

Ketika rintihan Syeni makin tak terkendali, aku khawatir kalau kedua suster itu curiga. Kalaupun suster itu masuk ruangan, masih aman, karena dipan-periksa ini ditutup dengan korden. Dan . benar juga, kudengar ada orang memasuki ruang praktek. Aku langsung memberi isyarat untuk diam. Syeni kontan membisu. Lalu aku bersandiwara.

“Ambil nafas Bu ” seolah sedang memeriksa. Terdengar orang itu keluar lagi.

Tak bisa diteruskan nih, reputasiku yang baik selama ini bisa hancur.

“Udah Bu ya . tak ada tanda-tanda kangker kok”

“Dok ..” Katanya serak sambil menarik tanganku, mata terpejam dan mulut setengah terbuka. Kedua bulatan itu bergerak naik-turun mengikuti alunan nafasnya. Aku mengerti permintaanya. Aku sudah terangsang. Tapi masa aku melayani permintaan aneh pasienku? Di ruang periksa?

Gila !

Entah bagaimana prosesnya, tahu-tahu bibir kami sudah beradu. Kami berciuman hebat. Bibirnya manis rasanya .

Aku sadar kembali. Melepas.

“Dok .. Please . ayolah .” Tangannya meremas celana tepat di penisku

“Ih kerasnya ..”

“Engga bisa dong Bu ..’

“Dokter udah siap gitu .”

“Iya .. memang .. Tapi masa .”

“Please dokter .. Cumbulah saya .”

Aku bukannya tak mau, kalau udah tinggi begini, siapa sih yang menolak bersetubuh dengan wanita molek begini ?

“Nanti aja . tunggu mereka pulang” Akhirnya aku larut juga .

“Saya udah engga tahan .”

“Sebentar lagi kok. Ayo, rapiin bajunya dulu. Ibu pura-pura pulang, nanti setelah mereka pergi, Ibu bisa ke sini lagi” Akhirnya aku yang engga tahan dan memberi jalan.

“Okey ..okey . Bener ya Dok”

“Bener Bu”

“Kok Ibu sih manggilnya, Syeni aja dong”

“Ya Syeni” kataku sambil mengecup pipinya.

“Ehhhhfff”

Begitu Syeni keluar ruangan, Nia masuk.

“habis Dok”

Dia langsung berberes. Rapi kembali.

“Dokter belum mau pulang ?”

“Belum. Silakan duluan”

“Baiklah, kita duluan ya”

Aku amati mereka berdua keluar, sampai hilang di kegelapan. Aku mencari-cari wanita molek itu. Sebuah baby-bens meluncur masuk, lalu parkir. Si tubuh indah itu nongol. Aku memberi kode dengan mengedipkan mata, lalu masuk ke ruang periksa, menunggu.

Syeni masuk.

“Kunci pintunya” perintahku.

Sampai di ruang periksa Syeni langsung memelukku, erat sekali.

“Dok …”

“Ya .Syeni .”

Tak perlu kata-kata lagi, bibir kami langsung berpagutan. Lidah yang lincah dan ahli menelusuri rongga-ronga mulutku. Ah wanita ini .. Benar-benar ..ehm ..

Sambil masih berpelukan, Syeni menggeser tubuhnya menuju ke pembaringan pasien, menyandarkan pinggangnya pada tepian dipan, mata sipitnya tajam menatapku, menantang. Gile bener ..

Aku tak tahan lagi, persetan dengan sumpah, kode etik dll. Dihadapanku berdiri wanita muda cantik dan sexy, dengan gaya menantang.

Kubuka kancing bajunya satu-persatu sampai seluruhnya terlepas. Tampaklah kedua gumpalan daging kenyal putih yang seakan sesak tertutup BH hitam yang tadi aku urut dan remas-remas. Kali ini gumpalan itu tampak lebih menonjol, karena posisinya tegak, tak berbaring seperti waktu aku meremasnya tadi. Benar2 mendebarkan ..

Syeni membuka blousenya sendiri hingga jatuh ke lantai. Lalu tangannya ke belakang melepas kaitan Bhnya di punggung. Di saat tangannya ke belakang ini, buah dadanya tampak makin menonjol. Aku tak tahan lagi …

Kurenggut BH hitam itu dan kubuang ke lantai, dan sepasang buah dada Syeni yang bulat, menonjol, kenyal, putih, bersih tampak seluruhnya di hadapanku. Sepasang putingnya telah mengeras. Tak ada yang bisa kuperbuat selain menyerbu sepasang buah indah itu dengan mulutku.

“Ooohhh .. Maaassss ..” Syeni merintih keenakan, sekarang ia memanggilku Mas !

Aku engga tahu daging apa namanya, buah dada bulat begini kok kenyal banget, agak susah aku menggigitnya. Putingnya juga istimewa. Selain merah jambu warnanya, juga kecil, “menunjuk”, dan keras. Tampaknya, belum seorang bayipun menyentuhnya. Sjeni memang ibu muda yang belum punya anak.

“Maaaasss .. Sedaaaap ..” Rintihnya ketika aku menjilati dan mengulumi putting dadanya.

Syeni mengubah posisi bersandarnya bergeser makin ke tengah dipan dan aku mengikuti gerakannya agar mulutku tak kehilangan putting yang menggairahkan ini. Lalu, perlahan dia merebahkan tubuhnya sambil memelukku. Akupun ikut rebah dan menindih tubuhnya. Kulanjutkan meng-eksplorasi buah dada indah ini dengan mulutku, bergantian kanan dan kiri.

Tangannya yang tadi meremasi punggungku, tiba2 sekarang bergerak menolak punggungku.

“Lepas dulu dong bajunya . Mas .” kata Syeni

Aku turun dari pembaringan, langsung mencopoti pakaianku, seluruhnya. Tapi sewaktu aku mau melepas CD-ku, Syeni mencegahnya. Sambil masih duduk, tangannya mengelus-elus kepala penisku yang nongol keluar dari Cdku, membuatku makin tegang aja .. Lalu, dengan perlahan dia menurunkan CD-ku hingga lepas. Aku telah telanjang bulat dengan senjata tegak siap, di depan pasienku, nyonya muda yang cantik, sexy dan telanjang dada.

“Wow .. Bukan main ..” Katanya sambil menatap penisku.


Wah . tak adil nih, aku sudah bugil sedangkan dia masih dengan rok mininya. Kembali aku naik ke pembaringan, merebahkan tubuhnya, dan mulai melepas kaitan dan rits rok pendeknya. Perlahan pula aku menurunkan rok pendeknya. Dan …. Gila !

Waktu menarik roknya ke bawah, aku mengharapkan akan menjumpai CD hitam yang tadi sebelum memeriksa dadanya, sempat kulihat sekejap. Yang “tersaji” sekarang dihadapanku bukan CD hitam itu, meskipun sama-sama warna hitam, melainkan bulu-bulu halus tipis yang tumbuh di permukaan kewanitaan Syeni, tak merata. Bulu-bulu itu tumbuh tak begitu banyak, tapi alurnya jelas dari bagian tengah kewanitaannya ke arah pinggir. Aku makin “pusing” …

Kemana CD-nya ? Oh .. Dia udah siap menyambutku rupanya. Dan Syeni kulihat senyum tipis.

“Ada di mobil” katanya menjawab kebingunganku mencari CD hitam itu.

“Kapan melepasnya ?”

“Tadi, sebelum turun .”

Kupelorotkan roknya sampai benar2 lepas .. kini tubuh ibu muda yang putih itu seluruhnya terbuka. Ternyata di bawah rambur kelaminnya, tampak sebagian clit-nya yang berwarna merah jambu juga ! Bukan main. Dan ternyata, pahanya lebih indah kalau tampak seluruhnya begini. Putih bersih dan bulat.

Syeni lalu membuka kakinya. Clitnya makin jelas, benar, merah jambu. Aku langsung menempatkan pinggulku di antara pahanya yang membuka, merebahkan tubuhku menindihnya, dan kami berciuman lagi. Tak lama kami berpagutan, karena ..

“Maass .. Masukin Mas .. Syeni udah engga tahan lagi ..” Wah . dia maunya langsung aja. Udah ngebet benar dia rupanya. Aku bangkit. Membuka pahanya lebih lebar lagi, menempatkan kepala penisku pada clitnya yang memerah, dan mulai menekan.

“Uuuuuhhhhhh .. Sedaaaapppp ..” Rintihnya. Padahal baru kepala penisku aja yang masuk.

Aku menekan lagi.

“Ouufff .. Pelan-pelan dong Mas ..”

“Sorry …” Aku kayanya terburu-buru. Atau vagina Syeni memang sempit.

Aku coba lebih bersabar, menusuk pelan-pelan, tapi pasti … Sampai penisku tenggelam seluruhnya. Benar, vaginanya memang sempit. Gesekannya amat terasa di batang penisku. Ohh nikmatnya ..


Sprei di pembaringan buat pasien itu jadi acak2an. Dipannya berderit setiap aku melakukan gerakan menusuk.

Sadarkah kau?

Siapa yang kamu setubuhi ini?

Pasienmu dan isteri orang!

Mestinya kamu tak boleh melakukan ini.

Habis, dia sendiri yang meminta. Masa minta diperiksa buah dadanya, salah siapa dia punya buah dada yang indah ? Siapa yang minta aku merabai dan memijiti buah dadanya? Siapa yang meminta remasannya dilanjutkan walaupun aku sudah bilang tak ada benjolan ? Okey, deh. Dia semua yang meminta itu. Tapi kamu kan bisa menolaknya? Kenapa memenuhi semua permintaan yang tak wajar itu? Lagipula, kamu yang minta dia supaya datang lagi setelah para pegawaimu pulang . Okey deh, aku yang minta dia datang lagi. Tapi kan siapa yang tahan melihat wanita muda molek ini telanjang di depan kita dan minta disetubuhi?

Begitulah, aku berdialog dengan diriku sendiri, sambil terus menggenjot memompa di atas tubuh telanjangnya … sampai saatnya tiba. Saatnya mempercepat pompaan. Saatnya puncak hubungan seks hampir tiba. Dan tentu saja saatnya mencabut penis untuk dikeluarkan di perutnya, menjaga hal-hal yang lebih buruk lagi.

Tapi kaki Syeni menjepitku, menahan aku mencabut penisku.

Karena memang aku tak mampu menahan lagi .. Creetttttttt………..Kesempr otkan kuat-kuat air maniku ke dalam tubuhnya, ke dalam vagina Syeni, sambil mengejang dan mendenyut ….

Lalu aku rebah lemas di atas tubuhnya.

Tubuh yang amat basah oleh keringatnya, dan keringatku juga. …

Oh .. Baru kali ini aku menyetubuhi pasienku.

Pasien yang memiliki vagina yang “legit” ..

Aku masih lemas menindihnya ketika handphone Syeni yang disimpan di tasnya berbunyi. Wajah Syeni mendadak memucat. Dengan agak gugup memintaku untuk mencabut, lalu meraih Hpnya sambil memberi kode supaya aku diam. Memegang HP berdiri agak menjauh membelakangiku, masih bugil, dan bicara agak berbisik. Aku tak bisa jelas mendengar percakapannya. Lucu juga tampaknya, orang menelepon sambil telanjang bulat ! Kuperhatikan tubuhnya dari belakang. Memang bentuk tubuh yang ideal, bentuk tubuh mirip gitar spanyol.

“Siapa Syen” tanyaku.

“Koko, Suamiku” Oh .. Mendadak aku merasa bersalah.

“Curiga ya dia”

“Ah .engga .” katanya sambil menghambur ke tubuhku.

“Syeni bilang, masih belum dapat giliran, nunggu 2 orang lagi” lanjutnya.

“Suamimu tahu kamu ke sini”

“Iya dong, memang Syeni mau ke dokter” Tiba2 dia memelukku erat2.

“Terima kasih ya Mas … nikmat sekali .. Syeni puas”

“Ah masa .. “

“Iya bener .. Mas hebat mainnya .”

“Ah . engga usah basa basi”

“Bener Mas .. Malah Syeni mau lagi .”

“Ah .udahlah, kita berberes, tuh ditunggu ama suamimu”

“Lain kali Syeni mau lagi ya Mas”

“Gimana nanti aja .. Entar jadi lagi”

“Jangan khawatir, Syeni pakai IUD kok” Inilah jawaban yang kuinginkan.

“Oh ya ..?”

“Si Koko belum pengin punya anak”

Kami berberes. Syeni memungut BH dan blouse-nya yang tergeletak di lantai, terus mengenakan blousenya, bukan BH-nya dulu. Ternyata BH-nya dimasukkan ke tas tangan.

“Kok BH-nya engga dipakai ?”

“Entar aja deh di rumah”

“Entar curiga lho, suamimu”

“Ah, dia pulangnya malem kok, tadi nelepon dari kantor”

Dia mengancing blousenya satu-persatu, baru memungut roknya. Sexy banget wanita muda yang baru saja aku setubuhi ini. Blose ketatnya membentuk sepasang bulatan dada yang tanpa BH. Bauh dada itu berguncang ketika dia mengenakan rok mini-nya. Aku terrangsang lagi … Cara Syeni mengenakan rok sambil sedikit bergoyang sexy sekali. Apalagi aku tahu di balik blouse itu tak ada penghalang lagi.

“Kok ngliatin aja, pakai dong bajunya”

“Habis . kamu sexy banget sih …”

“Ah .. masa .. Kok bajunya belum dipakai ?”

“Entar ajalah . mau mandi dulu .”

Selesai berpakaian, Syeni memelukku yang masih bugil erat2 sampai bungkahan daging dadanya terasa terjepit di dadaku.

“Syeni pulang dulu ya Yang . kapan-kapan Syeni mau lagi ya .”

“Iya .. deh . siapa yang bisa menolak..” Tapi, kenapa nih .. Penisku kok bangun lagi.

“Eh .. Bangun lagi ya ..” Syeni ternyata menyadarinya.

Aku tak menjawab, hanya balas memeluknya.

“Mas mau lagi .?”

“Ah . kamu kan ditunggu suami kamu”

“Masih ada waktu kok …” katanya mulai menciumi wajahku.

“Udah malam Syen, lain waktu aja”

Syani tak menjawab, malah meremasi penisku yang udah tegang. Lalu dituntunnya aku menuju meja kerjaku. Disingkirkannya benda2 yang ada di meja, lalu aku didudukkan di meja, mendorongku hingga punggungku rebah di meja. Lalu Syeni naik ke atas meja, melangkahi tubuhku, menyingkap rok mininya, memegang penisku dan diarahkan ke liang vaginanya, terus Syeni menekan ke bawah duduk di tubuhku. ..

Penisku langsung menerobos vaginanya ..

Syeni bergoyang bagai naik kuda .

Sekali lagi kami bersetubuh .

Kali ini Syeni mampu menccapai klimaks, beberapa detik sebelum aku menyemprotkan vaginanya dengan air maniku …

Lalu dia rebah menindih tubuhku .. Lemas lunglai.

“Kapan-kapan ke rumahku ya … kita main di sana ..” Katanya sebelum pergi.

“Ngaco . suamimu .?”

“Kalo dia sedang engga ada dong ..”

Baiklah, kutunggu undanganmu.

Sejak “peristiwa Syeni” itu, aku jadi makin menikmati pekerjaanku. Menjelajahi dada wanita dengan stetoskop membuatku jadi “syur”, padahal sebelum itu, merupakan pekerjaan yang membosankan. Apalagi ibu-ibu muda yang menjadi pasienku makin banyak saja dan banyak di antaranya yang sexy . 

Selasa, 04 Februari 2014

Ms. Lastri , cousin brother I am a man aged 29 years old and married with one child . Currently I live in a suburb of Jakarta and adjacent to the older cousin sister .

Ms. Lastri , cousin brother
I am a man aged 29 years old and married with one child . Currently I live in a suburb of Jakarta and adjacent to the older cousin sister .



Older cousin sister 's name Lastri , I used to call her Ma'am Lastri . Usainya about 35 years old and already has 3 children . Ma'am Lastri have slightly larger bodies but unsightly , black skin sweet with her hair cut short . Ma'am Lastri very open person , we often talk about things sex .

Actually I 've always been very obsessed to enjoy ya body Lastri though he still counted close relatives , but somehow it never could I desire weir even greater the more days only. But all it is only a fantasy only because to be candid , at that moment I felt very unlikely .

Actually Ma'am Lastri family at that time was having problems because her husband had married again and had to hav
e a child , her husband was very rarely at home , I know it from Miss Lastri own when he stopped by the place I work for a chat .

I really like the way Miss Lastri dress , she always wears clothes ngepas in the contours of the body to her little illustrated , the shape of her breasts protruding buttocks and made me even more crazy .

Once upon a time Miss Lastri come to my place , I 'm alone because one of my boys were collecting while the two went into the project . When I was idly playing computer .

" Alone wrote Cen , the other on where? " He asked as he stepped inside and sat down not far from my place .
" Yeah ya ya , others again on exit . From what home where Ma'am ? " I replied as he saw it .

At that time Miss Lastri wear semi tight shirt while somewhat tight pants clinging material .

" From the house , deliberately here , dizziness at home all the time, what are you doing Cen ? " His eyes looked toward the computer screen that plays video clip music , whereas before I was watching BF .
" Again wrote fraudulent Ma'am , " I glanced at him , and look bloated tits as he sat with his back resting on a chair .
" Uh Cen if the computer can not create vcd movie tune ? " Ms. Lastri asked .
" Ya can dong , let alone the film BF , can really. Uh .. ya Lastri 've never yet watched BF , " self kuberanikan fishing talks rather ngeres .
" Yes once dong , yesterday I just watch at home Mom Bambang , he's got a lot of BF vcd know , sometimes I borrow tuned for home , but I'm not so fond of the make-up of outrageous , I despise that it is, " he answered .

Sister Turns Lastri also hooked watching BF , the opportunity for me , luckily I had a lot of porn files on my computer from the internet results of ngedownload .

" Then if discharged watch how ya Lastri kepengen nookie ? , Ma'am Lastri husband right now is rarely at home , "
" Yes dizziness was kept grumpy especially if remember my husband again another ngelonin hotter wrote , at most aja ya own business , "
" Enterprises yourself how Ma'am ? " I asked, pretending not understand .
" Yes dont own business from the existing outlet . Ah you pretend not to know . Uh Cen nookie movies you have not , "

Eventually, without even asking and offered them Lastri Ma'am , this is what I 've been waiting , watching porn together Ma'am Lastri definitely cool , while ultimately I do not think about how important early stage terlalui .

" Many Ma'am , Ma'am Lastri rich want what? " I challenged him .
" If there are players still ordinary people wrote that not a porn star ," said Ms Lastri such bid .
" Well I think our taste at Ma'am , just the ordinary wrote a lot , because I also do not like that too far-fetched , " I said agreeably desire .

Then I open a movie file pornoku , I choose what I think is good and then I run it on the computer . Seen on the screen of a woman 's age Ma'am Lastri with body shape seems equally being seduced young men . After a few moments , and the film is getting hot kustel me see ya Lastri so enjoy . Ma'am Lastri interesting didudukinnya seats to be closer to the screen , which means the body Ma'am Lastri also getting closer to my body barely even intersect . I even enjoyed the situation when it happens though I'm still waiting for the ideal situation as I dream over the years.

" Well Ma'am films like this that Lastri Like , uh .. Cen gedein dong little volume , not good if you do not hear his voice , " Ma'am Lastri Pinta .

That when I indulge my desire as well, it feels more fun to hear women enjoy intercourse sigh sigh . Outside the rain began to add more and more erotic that time .

" Lastri Ma'am , I already can not stand ya , " I finally ventured to start .

Ma'am Lastri not answer just saw him draw his breath fret not separated from the scene that occurs on screen .

"It's good when I'm well I think I begituan treated as such . Husband Lastri heck ya never deh like that , usually immediately step wrote , a while ago udahan , the dizziness I live alone , " Ma'am She recalled grumbling , his body constantly fidgeting not would still, perhaps it means contaminated Ma'am Lastri erotic stuff as well that I experienced as a result of lustful scenes we watched .

Until finally kujamahkan on his hand , squeezed gently while waiting for his reaction . Once I knew there was no rejection , and kubimbing his hand toward the base of my thigh and groin kuletakan above , with palms facing down Ma'am Lastri in such circumstances will always Lastri groin hope ya do it yourself . Unable to stand , without waiting any longer finally squeezed - remaskan Lastri Ma'am hand on my penis .

But what happens next , Ma'am Lastri even enter yourself into my pants and grabbed his hand and squeezed it and the occasional rod whisk my penis , I also feel sometimes his thumb stroking my penis head feels somewhat amused but further adds to the high libidoku . In such a situation I would not stay silent , I pull ya body Lastri order to cuddle closer to the position of the body at a slight angle in front of Miss Lastri my body, my hands started wringing tits from outside her clothes . Once satisfied from the outside , opposite her shirt and squeezed kumasukan though still covered bra .

Finally menelusup hand behind her bra , I felt something soft and chewy held in check . I squeezed it a little geregetan , squeezed tits squeezed alternately left and right do not forget kupelintir nipple - twist . I hear ya breath Lastri getting roaring while his hands wringing my penis , but the penis is now already out for ya Lastri was unbuttoning my pants and lowered seleting .

" Cen when people do? " Ma'am Lastri asked sounding a bit worried .
" Calm Ma'am wrote most cepet kids just got home this afternoon , already so it rains again , " I'm trying to placate it .
" We moved to a room aja yuk ! " Ma'am Lastri finally mengajaku to move to the rooms located in the next room , where I rested that day while the night when used for sleeping children .
" Come on .. ! , " I agreed, then stood up and buttoned his pants .

Ma'am Lastri walked ahead towards the room I turned off the movie was still in progress in which a few moments ago is no longer interesting because there is something more interesting that I did with Miss Lastri . I turned off the kususul kompoter not Miss Lastri to the room .

Up in the room I saw Ma'am Lastri already lying on the bed with his clothes still . I closed the door and walked straight toward him and I hug her . I kissed her lips while my tongue into her mouth kumasukan then smoked , then turn to my tongue - suction suction . Kissing now kuarahkan kelehernya , I kiss her neck and ears smell fragrant perfumes which evaporate from the body was .

" Ah .. Sshh .. , " Ma'am Lastri hissing when my right hand into his pants kumasukan , then stroked hemisphere kuelus I felt between her thighs feathered but not too much . My fingers clamped - flops and pinch- pinch clit then kumasukan senggamanya I turned my finger into the hole and round the back and forth motion .

I saw Miss Lastri increasingly agitated higher abstinent sometimes come out of his mouth like the complaints of pain but I'm sure it's because of the pleasure that is being felt .

" Ah .. Cen Lastri love ya can not stand when on hold itunya aahh .. Lastri open aja ya ya pants ! " Ma'am said as he opened his pants Lastri by lifting pantanya then lowered his pants , I helped to pull him up regardless of his feet , and saw a pair of stocky legs with her pink panties color is still attached , cover the stack of the most sensitive areas . Caress my legs and then I kiss her thighs Ma'am Lastri turns heading up towards his crotch . My hands moved between smooth thighs stroking and squeezing both ass chewy chunks .

Kissing getting closer pussy panties still covered . Until I brushed my tongue in his groin - brush surrounding the area around his cock , I kiss the top surface of pussy panties , then slowly pulled her from the back of the CD , while still kissing her lips and tongue around his crotch area . Once the CD Ma'am Lastri regardless , it appears that adorned parts of the pussy hairs that are not too thick . I looked briefly , kuarahkan I kiss my lips to his cock and sweep - brush my tongue , my clit while kenyot - kenyot and kujepit with my lips . My nose smell the pubic unique Lastri Ma'am makes me more eager .

" Memex Ma'am Ma'am Lastri fragrant wear what ? " I asked Ma'am Lastri .

Ma'am Lastri not answer just sigh out of his mouth .

" Aahh .. Keep .. Ahh , " Ma'am Lastri mencercercau and twitching a little wild , sometimes raised his ass up to my head come up, hand wringing my hair , sometimes pressing my head towards his cock . Now kutusuk - stick my tongue into the pussy already getting wet slimy to mix with my spit . My fingers stroked the anus hole kumasukan well into her vagina , I turned round my finger in ya pussy Lastri ago I moved back and forth . Sometimes clit pulled and kukenyot - kenyot .

"It's good do not ya ? " I asked, my face looked up to see his face .

Ma'am eyes Lastri little bit of brake and lower lip bitten .

" Heueuh awful Cen , Ma'am Lastri husband has never been the same diginiin Ma'am Lastri aahh .. " Ma'am replied Lastri .

While still kissing sweet pussy menulusup opposite hand clothes , I lifted up her bra tits . I held and squeezed and squeezed tits nipple kupilin - helical turns .

" Cen dong open his shirt ! " Pinta Lastri me Ma'am .

I stopped my activities , I took off all attached to my body , while also removing Ma'am Lastri his shirt and bra , and now I and Ma'am Lastri are both naked . I hugged again Ma'am Lastri I kiss her lips , squeezed squeezed tits , pussy kupermainkan by way of twisting her clit and insert and rotate - mutarkan my finger in it . Meanwhile Miss Lastri holding hands , stroking my penis and sometimes whisk already strained .

Now Ma'am active Lastri move above me while I just sprawled pervading pleasure . Lips and tongue kissing and licking digigi - gigitnya sometimes my nipples , then go down and my penis finally made toys . Ma'am Lastri whisk groin memasuk manner and issued by the mouth , tongue - commentator to review my penis head . Seeds pelirkupun dikenyot - kenyotnya not escape , while the hand wringing her hair .

" Ma'am gedean where has my husband had the same Lastri Ma'am ? " I wanted to know .
" Gedean got you a little , " replied Miss Lastri while toying tetep groin .

Then Ma'am Lastri up and straddle on top of me .

" Ma'am Lastri above yah .. ! " He pleaded .
" So what if on top , Ma'am ? " I asked .
" Because if the above are satisfied , it is a lot of movement on so ya can Lastri cepet up , " Ma'am Lastri explained .

Ma'am Lastri set position by placing pantanya above groin . His legs and thighs parallel folded his hands and put my penis head guiding my penis between the lips and the exact middle of the hole pussy vagina . Once deemed fit Ma'am Lastri slowly pressing his ass until sunset penis into her vagina , until after his basic ass swung up and down simultaneously . It turned Ma'am Lastri come bobbing up and down due to movement . Ya tits are a little saggy Lastri but still looks beautiful with a size that fits her body , squeezing my hand sometimes squeezed me lift my body so that I could suck on her nipples and licking her breasts .

" Oh .. Aahh .. awful , " Ma'am Lastri groaned groaned .

Kuimbangi Lastri Ma'am movement by lifting the buttocks when ya ass Lastri pressing until it feels dick ass pussy touch base . Sometimes ya body Lastri bed above me while still beggerakan pantanta . His mouth did not stop hissing softly . After a while the faster movement Lastri Ma'am grabbed my chest and arms .

" Ahh .. ya Lastri want to sshh .. Aahh , " Ma'am Lastri apparently been willing to climax . I'm getting the spirit wringing and twisting her nipples , while the other hand menowel and pinched her clit . And finally ,
" Aahh .. ! " Ma'am Lastri lowing enjoyment .

Her body convulsed over my body with his lips firmly attached to my lips , then slowly weakened until finally paused on top of me . 'm Still stuck my penis in her vagina . Her pussy felt full of fluid .

"How ya .. ? Well we play again ? " I asked her to have sex again because I have not anything .
"Later still Lastri cape briefly Ma'am , " he answered .

Then after a little fresh Lastri Ma'am we started to make love again .

" Ma'am , yes Ma'am nungging ! "

I asked Ma'am Lastri to make love in a position where I was in the back but not really nungging . Ma'am Lastri sleep on my stomach with a little ass up with in the wedge pillow . In this position other than the enjoyment of the setting of the dick into the pussy plump ass too ya can Lastri satisfied I enjoy .

I directed my penis into her vagina , after fitting pushed slowly up stuck , then I picked it up , then kuayunkan ass back and forth . At that time my position is above the body Ma'am Lastri from behind . While fast- ass backing hair kissing my face and hands Ma'am Lastri tits squeezed from behind . Sometimes my fingers striking - review - cover plug and her anus hole . After a while I felt it was going to climax , I asked Ma'am Epi turned to wearing conventional style .

" Ma'am , I want to reverse dong ya , " I said .
" Yes Ma'am Lastri also want to get ya . " He replied .

Then Miss Lastri reversed his legs astride . Immediately kumasukan penis into pussy and moved his ass this time the movement is rather rough .

" Aahh .. Ahh yes .. We keluarin Cen together , " said Ms Lastri sigh sigh .
" Ma'am Lastri Gyre - dong pilinin my nipples ! " I asked .

Because I got the pleasure will be maximal if my nipples twisted - gyre .

Ms. Lastri twisting my nipples and my hand was wrung tits . My lips and lip Ma'am Lastri berpagutan mutual suck each other while tongue , until finally I felt something urgent to be issued that accompanied the incomparable pleasure . I saw Miss Lastri also experienced the same thing with me .

" Ma'am Lastri I 'm going out .. , " I said .

" Ma'am Lastri also want to come out here," Ma'am Lastri answer .

And finally he kuhujamkan hard penis into pussy Lastri Ma'am , Ma'am sperm out of the vagina wetting Lastri . Ma'am Lastri also the same as me , our mutual enjoyment berpagutan finish together .

We were silent for a few moments to enjoy the rest of enjoyment , my body was still in the upper body Lastri Ma'am , I slowly roll my body sideways Lastri Ma'am . There is a sense of pain in my penis when regardless of pussy Lastri Ma'am .

" Ma'am Lastri Cen am very satisfied , very long time that Miss Lastri ngerasain not like that . , " Ma'am Lastri expressed his satisfaction .

" I also Ma'am , and if a forward Ma'am Lastri kepengen again I was always ready , " I menimpalinnya hand while groping tits .

" Uh , you've yu , trigger later no one came, " said Miss Lastri , he got up from the bed and reached for his clothes , put them on and went out to the bathroom . I will stand up , dressed and walked to my office , soon after Miss Lastri turns me into the bathroom .

We talked about other things for a while, then my men come , Ma'am Lastri leave home . After the incident , we never discussed it though Ma'am Lastri still regularly come into my office . Actually I really want to do it again but there is a sense of reluctant to step forward to Lastri Ma'am , I think it's better to wait it out . Neither I nor Miss Lastri never showed that we had sex , all passes like nothing happened .

Until one night , Ma'am Lastri husband came to my house to ask for help fixing a newly purchased computer can not be operated due to be played probably his children . Then we went to his house , check my computer and I told you that tomorrow morning just to fix it because it must be re-installed and requires a rather long time , incidentally tomorrow I'm not so busy . At that time Miss Lastri wearing negligee , makes me horny . Ma'am Lastri then chipped chatting a few moments later I get home .

The next morning around 7 , after saying goodbye to the house I istiruku Lastri Ma'am . When I got there I met with her husband Ma'am Lastri already getting ready to go to work , Ma'am Lastri was in the shower when it while her children were going to school escorted aides . After chatting a few moments ago her husband left for work and I immediately meperbaiki computer . Ma'am Lastri then out of his room , his hair looks wet masi , then came up small talk for a while and then went to another room , I returned to the computer concentration . Actually, I really hope when the first incident with Miss Lastri can happen again , but I do not dare to start .

Install process was ongoing computer and I waited while occasionally see the TV screen . Suddenly, he heard a voice call from Ms Lastri living room .

" Cen , here then."
"What Ma'am ? ' I said , then walked toward the living room . Lastri I see ya sitting on the sofa reading a magazine , she was wearing a T-shirt and fabric wrapped his lower body , and then I approached him .
"The computer has been completed yet ? , " He asked .
" There is still a long Ma'am , why are ya ? "
" Here deh ! " He asked me to sit beside him . Then I sat down beside her smell the fragrance of the soap from her body .
" Ma'am Lastri kepengen nih1 " Finally the time came also , I understand the desire to make love Lastri Ma'am .
" Here ? , When my maid how ya Lastri home ? "
"No , he is departing at 10 , "

After hearing the answer straight hug my body Lastri Ma'am , I kissed her lips and we exchanged berpagutan , being kumasukan hand into his shirt and turns Ma'am Lastri not wearing a bra . I squeezed squeezed tits . Ma'am Lastri hand into the pants and playing with my penis .

" Ma'am , his shirt off ya ! , " I begged .

Ma'am Lastri directly off his shirt I 'm right , I lowered my pants until my penis is limited to the thighs start to strain out . I did not dare take off clothes .

" Ma'am nungging dong " I asked him .
" Nungging how ? She was asked to ascertain its position .

I set the position of the body Lastri Ma'am , her knees on the floor while his body on the couch . I guess after a bad position , I lift the cloth covering the lower part of his body and it turns out he also does not wear a CD . Start kuarahkan to pussy hole , I hit my butt and my swing . Swinging ass , I kiss the nape and hair , both hands were squeezing tits . I heard the hiss of his mouth slowly .

" Ma'am Cen Lastri above yah ! ' He was asked to change positions . Then I sat back on a couch , Ma'am body Lastri ride over me , guiding his hands towards my penis pussy hole . Movements in her ass up and down and pressing my ass kuimbangi upward movement when pressing his ass down .

Ma'am Lastri lips crushed my lips greedily , while the hand wringing his ass chunks . Sometimes I kiss kukenyot - kenyot tits and nipple , her head tilted upwards .

A few moments later ,

" Ma'am Lastri going out aahh !" He whispered ketelingaku while moving her ass faster and faster.

I also feel the same way then I ask ya Lastri for my milk nipple twisting . I was getting excited offset movements in doing Ma'am Lastri . I kiss her tits again while on knead .

Finally , the time comes , Miss Lastri pressing pussy in such a way , and I pressed my penis seemed stuck up my ass . My body and body hugging Ma'am Lastri berpagutan closely with each other 's mouth . My sperm flooded out pussy . Until some hugging each other as we still enjoy the rest of enjoyment .

END

Sabtu, 18 Januari 2014

Study for Sex positions are positions which became a favorite among women, (Pelajaran Sex Untuk Pemula) Posisi yang di senangi (Bugil)

Study for Sex positions are positions which became a favorite among women, (Pelajaran Sex Untuk Pemula) Posisi yang di senangi (Bugil)…

Fellow Readers ,


 Further still talk to couples romance breasts . Times in my writing about what can be done to tease her beloved husband the wife , the husband is not the only task you know to open the intimate moments together. Your wife may also why ? ! Guaranteed your husband will be more spirit , , ,

We know breast is not just a part of a woman whose real function while breastfeeding . Since the time of ancient Egypt became part of an exotic woman's breasts in a sexual realm .

Naaah ... what the hell to do with the wife's breasts to tease her beloved husband ? ?Want to know , , ,


1 . Repeat jumps on the bed


Men love to see women jumping moment , you know ? ! Know why ? ? When she jumps , the breast will bounching or move up and down . And it would

make his heart flutter and stunned at the sight. Glek .. gleeekk .... hahahe .. :)

2 . Paste and press the breast to the back of husband


Of donk , warm loving hug highly desirable each couple . Wife massaging hug or a loving husband would be the remedy for the soul splash husband .. Give a hug or a massage at the husband should not solely by hand alone , you know ? ! Add menu massaging your husband by gluing and pressing breasts slowly back to her husband . Whoa .. seeerr ....

3 . Spray fragrances to cleavage


Spray perfume in between your cleavage . Choose a soft fragrance , do not sting because the piercing scent it will ruin the mood . Automatically when you move in close to her husband , the scent of the perfume will be greeted in a sexy way .Wuuuiiihh ...

4 . Wear air- lace bra
Lace accent has always been a dazzling outfit for men . With a choice of black or white , you are free to tempt her husband and make it passionate on the bed . Lace fabric overlay would make the husband wants to " figure out " what is behind the lace . Hahahe ... :)

5 . Boob job ( wow. . ! ! )


You may also give boob job ( " massage " the breast ) special for her husband . Add baby oil , olive oil , or lubricants to make it more comfortable and reduce the friction that causes the skin to injury .

6 . Wear a white shirt


Wearing a white shirt a little thin will make you both nipples exposed . Create scenarios for water play and berbasah - basahan . When the wet T-shirt , of " mold " your breasts more clearly . Guaranteed Dech ... husband will gemez and chase you wherever you run . Be careful not to slip


Almost all couples do position 69 with men and women under the above.


Some may never want to try wild positions and erotic , but they do not know . The fastest way to get some variation is only with women and men under the above . This position is interesting for two reasons . First , men can drive into the woman's mouth for more unusual sensation , and secondly , men now have easier access to the clitoris . This position is easier for women if men thrusting penis into her mouth so she does not have to move much .

Position 69 is not attempted by many couples are 69 side . This position can be a bit awkward if you have not done it before , but some simple tips will make it much more fun . Do not try to lie perfectly next to each other . What you do is pull the foot toward your face women , and women are attracted towards the male pelvis .

With this position will be much more comfortable . Position 69 involving heavier women lifted her waist , while the men sit , kneel or stand . Women can sit , kneel , or stand if he could lift men .

69 The position involves the man sitting just hug a woman's abdomen just above the hips , and gently let her head rest , while men use her hands to hold her head a little , or only allow men keep women so as not to burden the weight of the woman 's neck to maintain a decent level of comfort . Kneeling and holding the position of women in the 69 a little more complicated , and requires some significant power , but is a great way to train your upper body . The women can also train themselves to strengthen his arm to arm to lift a bit of the male body .

Position 69 is the most difficult , and one that must be done outside of the mattress , is 69 feet. This position requires a lot of power by men , and women can not really help lift heavy , because he was raised in the air . This position also requires that women have easy access to the penis .

Want to know how to satisfy your partner . Try doing penchant sex positions during lovemaking . Some of these positions can be pilihnnya .
Isabella Snow , a sex expert who quoted from AskMen , Thursday ( 5/11/2009 ) mentions some of women 's favorite position and why.

Woman on Top
Sex positions are positions which became a favorite among women . The reason is simple , because they find it to be the ruler of the game . The women could see their partner 's face while achieving pleasure . They can set the rhythm .
Want to make you more passionate women , doing it while sitting position on the couch . Kiss your partner's chest , and play your fingers gently on her hip .

Missionary
This position is still a favorite , as the most convenient according to the women . In order not to bore , the men had to make it more interesting . Try hold your lips to the ears of your women . Whisper the things you want to do her name , and she 'll start screaming your name .

Standing position
Making love in a standing position turns Sagat favored by women . They felt closer to the couples , especially when they can see the expression on his partner .Unfortunately , male ejaculation when having sex with this position to be faster . To overcome this there baiknaya to slow down the rhythm of love. When the middle of the break , the man can stimulate their partner 's clitoris .Want something more wild , do not do this position in the bedroom . Kitchen cabinets or bathroom is a pretty good place to heat up your night .

Spoon position
Spoon or spooning position is also one of women's favorite . The position of the man who converted them from behind cause a sense of comfort . Especially when that man is free to stimulate parts intin women , ranging from neck kissing , touching the chest, to the clitoris . Just as in the missionary position , the man can also whispering words of seduction hot , which makes the partner more aroused while performing this position .


Jumat, 17 Januari 2014

Artis-artis Indonesia Pada Bugil (Mencari Poularitas Dengan Cara Apapun) Bugil...

Foto Bugil Dewi Persik - Dalam film terbarunya Pantai Selatan…



     Foto Bugil Dewi Persik - Dalam film terbarunya Pantai Selatan Dewi Perssik diwjibkan beradegan telanjang nah ingin tahu sperti apa Dewi Perssik telanjang dalam film Pantai Selatan. Dalam suting Film Pantai Selatan Dewi Perssik mengaku jika ada beberapa adegan fulgar yang harus dilakoninya. “Sebenarnya ada adegan ciuman dan enggak pake baju. Semuanya saya yang atur, termasuk kostum,” ungkap Depe di Planet Hollywood, Jakarta Selatan Dewi Perssik juga mengatakan perlu keberanian ekstra untuk beradegan telanjang di film ini dan baginya adegan telanjang merupakan adegan yang penuh tantangan dan butuh keberanian melakukannya di depan kamera. “Semuanya saya yang atur, termasuk kostum. Itu yang membuat saya semangat bekerja. Jadi tidak hanya sekedar main. Makanya saya berani telanjang, keluar dari kepompong, sambil berjalan kaki tanpa sehelai benang pun,” tandas
Dewi Perssik.. Nah penasaran seperti apa foto telanjang Dewi Perssik di film  Pantai Selatan? 





Foto Bugil mirip penyayi danngdut Siti Badriah beredar luas di Twitter dan Internet…


Foto Bugil mirip penyayi danngdut Siti Badriah beredar luas di Twitter dan Internet, nah kamu mau tahu seperti apa foto foto bugil Siti Badriah yang tersebar ke Internet.
Lagi lagi kasus artis bugil kembali menghebohkan dunia maya, kali ini yang jadi korban adalah Artis dan juga penyanyi dangdut Siti Badriah. Foto foto bugil mirip Siti Badriah ini beredar di Internet malalui jejaring sosila Twitter dan terus berkembang ke jejeraing sosial lainya seper
ti Facebook. Foto bugil Siti Badriah ini pertama kali muncul di akun Twitter @Vina787979 pada 23 November lalu, setidaknya ada 3 foto bugil mirip Siti Bariah di akun tersebut. Dari 3 Foto bugil Siti Badriah tersebut terlihat beberapa pose yang berbeda, seperti pose berbaring di atas tempat tidur, berpose memamerkan payudara hingga pose tidak berpakaiyan sama sekali alias bugil atau telanjang sambil mebelakangi tubuhnya. Sampai saat ini akun twitter yang menjadi tempat pertama kali foto bugil Mirip penyayi dangdut Siti Badriah tidak dapat diakses, apa kerena sengaja di tutup oleh si pemilik akun atau memang sudah di hapus oleh pihak twitter.





Video Shinta Bachir sedang Ganti Baju beredar di Youtube, video Hot Shinta Bachir ini berdurasi 1 menit, 24 detik...


Video Shinta Bachir sedang Ganti Baju beredar di Youtube, video Hot Shinta Bachir ini berdurasi 1 menit, 24 detik. Artis cantik Shinta Bachir kali ini mendaptkan masalah setelah video hot Shinta Bachir yang sedang ganti baju beredar di Situs berbagi video Youtube. Dalam video Shinta Bachir ganti baju ini terlihat jelas payudara Shinta Bachir namun dalam posisi membelakangi kamera. Nah dalam video Shinta Bachir ganti baju yang beredar di youtube terlihat jika Shinta Bachir memang sedang ganti baju, awalnya Shinta Bachir membuka celananya terlihat jika Shinta Bachir menggunakan celana dalam berwarna merah muda, setelah itu Shinta Bachir mulai membuka bajunya dan branya nah disinilah bagian payudaranya mulai terlihat jelas walaupun  terlihat dari samping. Menurut Shinta Bachir, video Shinta Bachir sedang ganti baju yang beredar di Youtube itu merupakan video ketika ia sedang ganti baju saat suting film Pulau Hantu 3. “Saya ingat itu syuting film Pulau Hantu 3,” katanya saat dihubungi. Atas beredarnya Video Shinta Bachir ganti baju ini, Shinta Bachir mengaku stres sebab ia sudah memutuskan untuk tidak lagi  main di film-film seksi.



Ini Kekejaman Dunia Perfilman yang semakin hari semakin keras, yang kuatlah yang bisa terus bertahan dan yang lemah lah yang akan menjadi pecundangnya, jika anda wanita (Baik-baik) berfikirlah beribu-ribu kali jika ingin terjun kedunia hiburan sebap dunia hiburan tidak se indah yang di bayangkan,,,

Mau Jadi Artis,,? Fikir yang masak-masak...